Dampak Pola Asuh Generasi Strawberry Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini
Kata Kunci:
Pola Asuh,, Generasi Strawberry,, Perkembangan Anak Usia Dini,Abstrak
Generasi Strawberry adalah model pola asuh di mana orangtua terlalu banyak membantu atau memanjakan anak. Generasi strawberry digambarkan sebagai individu yang kreatif dan inovatif, namun juga rentan terhadap tekanan dan mudah menyerah. Adapun karakteristik generasi strawberry, yaitu kreatif dan inovatif, rentan terhadap tekanan, mudah menyerah, ketergantungan, kurang sabar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai permasalahan yang terkait degan pola asuh orang tua terhadap tumbuh kembang anak usia dini, yang dimana generasi ini rentan terhadap tekanan dan kurangnya ketahanan mental anak. Kemudian memberikan solusi pola pengasuhan atau mendidik anak agar menjadi pribadi yang mampu menghadapi segala rintangan untuk kedepannya. Penggunaan metode fenomenologi sebagai upaya dalam menguraikan serta mengungkapkan bagaimana keterampilan orang tua dalam mendidikn anak zaman sekarang dan perubahan perilaku dalam pola asuh terhadap generasi strawberry. Solusi untuk mengatasi generasi strawberry yaitu, mengembangkan ketahanan mental, Pendidikan karakter, mengajarkan keterampilan hidup, dan membangun komunikasi terbuka dan saling menghargai. Dengan demikian generasi strawberry diharpkan dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih Tangguh, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan yang lebih baik.
Referensi
Adriana, N.G., & Zirmansyah, Z. 2018. Pengaruh Pengetahuan Parenting terhadap Keterlibatan Orangtua di Lembaga PAUD, Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif
Beresford Research. (2021, October 14). Age range by generation. Retrieved December 23, 2021.
Cahyani, Arini Dwi, Wiwin Yulianingsih, dan Mv Roesminingsih. 2021. “Sinergi antara Orang Tua dan Pendidik dalam Pendampingan Belajar Anak selama Pandemi Covid-19.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6 (2): 1054–69. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1130.
Huzuwah, Huzuwah, Ahmad Shofiyuddin Ichsan, dan Rohmat Dwi Yunianta. 2021. “Strategi Membangun Karakter Anak Usia Sekolah Dasar (Telaah Kritis Buku ‘Alhamdulillah Anakku Nakal’ Karya Miftahul Jinan dan Choirus Syafruddin).” Al-Fikru: Jurnal Ilmiah 15 (2): 78–96. https://doi.org/10.51672/alfikru.v15i2.53.
Juhardin, H., & Roslan, S. (2016). Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Anak (Studi Di Desa Amberi Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe). Jurnal Neo Societal, 1.
Karomah, Yuly Sakinatul, and Aan Widiyono. 2022. ―Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosi Siswa.‖ Jurkessutra (Jurnal Kesehatan Surya Nusantara) 8: 35–44. https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/seling/article/download/1087/683.
Kasali, Renald. (2018). Strawberry Generation, Mengubah Generasi Rapuh menjadi Generasi Tangguh
Mahmudya, F. A. 2022. “Strawberry Generation: Sebuah Fenomena Generasi Masa Kini”.
Nandy. (2022). Parenting Anak dan Prinsip Parenting Pengembangan Karakter. Gramedia Blog.
Pohan, Sarah Azhari, dan Febrina Dafit. 2021. “Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu 5 (3): 1191–97. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.898.
Prihatina, Ratih. 2022. ”Generasi Strawberry, Generasi Kreatif Nan Rapuh dan Peran Mereka di Dunia Kerja saat ini.” Retrieved April 10, 2022.
Sari, P. P., Sumardi, S., & Mulyadi, S. (2020). Pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosional anak usia dini. Jurnal Paud Agapedia,4 (1), 157-170.
Sonia, G., & Apsari, N. C. (2020). Pola Asuh Yang Berbeda-Beda Dan Dampaknya Terhadap Perkembangan Kepribadian Anak. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 128. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.27453
Sunarty, Kustiah. 2015. Polah Asuh Orang Tua Dan Kemandirian Anak. Disunting oleh Alimuddin Mahmud. Palu, Sulawesi Tengah: Edukasi Mitra Grafika. http://eprints.unm.ac.id/2220/.
Yulianingsih, Wiwin, Suhanadji Suhanadji, Rivo Nugroho, dan Mustakim Mustakim. 2020. “Keterlibatan Orangtua dalam Pendampingan Belajar Anak selama Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 5 (2): 1138–50. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.740.


